ini adalah blog tentang tambal dan tambalers

Rabu, 27 Juni 2012

The Girl with the Dragon Tattoo

    Setelah 3 bulan, akhirnya baru kemarin novel ini selesai di baca. (mengucap syukur).
    Well, novel ini adalah novel yang di tulis oleh Stieg Larsson yang kemudian meninggal tak lama setelah mengirikan ketiga naskahnya yang merupakan sebuah trilogi.
    Menurut saya, novel ini sangat cocok bagi pecinta novel bertemakan detektif atau crime, yah sejenis itu lah.
    Novel ini bercerita tentang Mikael Blomkvist yang ditugaskan oleh Henrik Vanger untuk menyelidiki tragedi menghilangnya cucu kesayangannya yaitu Harriet Vanger yang belum terungkap sejak (kurang lebih) 40 tahun yang lalu.
    Blomkvist awalnya kesulitan menemukan petunjuk, karena mungkin ia terlalu terpaku pada laporan yang di buat oleh polisi pendahulu yang telah menyelidiki kasus tersebut.
    Namun kemudian petunjuk datang bagaikan sebuah ilham dari sebuah album tentang hari dimana Harriet menghilang, dan petunjuk demi petunjuk ditemukan. Sayangnya, ia mengalami kesulitan dalam mencari dan menghubungan semua data yang ada. Hingga pengacara Henrik memberi Blomkvist rujukan untuk menerima bantuan dari Lisbeth Salander-seorang anti sosial yang sering di anggap terbelakang mental oleh masyarakat namun juga merupakan haker yang hebat dan seseorang yang memiliki ingatan fotografis-.
    Bersama-sama keduanya mulai menyelidiki kasus hilangnya Harriet Vanger. Dan dari sebuah petunjuk yang ia temukan di injil Harriet, ia  mulai mengungkapkan kasus yang menyimpan misteri paling gelap dari keluarga Vanger yang membuat ia hampir kehilangan nyawanya.
    Novel ini juga menceritakan tentang kekerasan yang banyak dialami oleh perempuan-perempuan di Swedia. Dimana kebanyakan dari mereka memilih untuk tidak melaporkan kekerasan yang dialaminya ke polisi.
    Well, karena novel ini adalah novel pertama dari tiga seri yang bertemakan sama, maka belum ada akhir dari kisah Blomkvist dan Salander.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar